Semua orang, baik anak-anak, remaja, dewasa dan orangtua, pasti sudah memiliki kemampuan menulis. Menulis seolah menjadi kegiatan wajib sehari-hari, apalagi saat masa bersekolah. Sejak masih berada di Taman Kanak-Kanak (TK), kita diajarkan bagaimana teknik menulis sehingga sekarang kita dapat membuat tulisan yang baik dan benar.

Menurut KBBI, menulis adalah kegiatan mengungkapkan gagasan, opini, dan ide dalam rangkaian kalimat. Menulis juga bisa disebut kegiatan membuat huruf-huruf pada media tulis, menyampaikan pandangan, mengarang cerita kemudian menggambarkan nya ke dalam tulisan.

Di zaman yang serba modern seperti sekarang, menulis bukan hanya sekedar ditulis menggunakan kertas dan pena saja, tetapi bisa juga memakai teknologi canggih seperti smartphone, laptop dan semacamnya. Bagi orang yang gemar menulis, hasil tulisan mereka dapat menjadi sebuah karya, misalnya cerpen, novel, komik, artikel, dan lain-lain.

Ngomong-ngomong artikel, apakah kamu pernah mendengarnya?mungkin pernah membacanya? atau bahkan sudah pernah membuatnya?

Artikel merupakan karangan yang ditulis baik melalui media cetak maupun media online secara lengkap dengan panjang tertentu yang menjelaskan mengenai suatu gagasan atau informasi berdasarkan fakta.

Bagaimana ciri-ciri artikel?

  1. Tulisannya singkat, padat, jelas, dan lengkap
  2. Sumbernya berasal dari hal yang benar-benar nyata, bukan hasil imajinasi atau karangan sang penulis
  3. Isinya bisa berupa pemaparan peristiwa, biografi tokoh, kisah perjalanan, argumentasi dan lainnya
  4. Topik yang dipakai harus menyesuaikan minat pembaca atau masyarakat umum.

Apa saja jenis-jenis artikel?
1. Artikel Deskripsi
Sesuai jenisnya, artikel deskripsi berisi tulisan yang menjelaskan mengenai gambaran suatu kejadian atau objek yang dapat diamati langsung. Tujuannya supaya pembaca dapat membayangkan dan memiliki gambaran nyata terkait apa yang dibahas.

2. Artikel Narasi
Artikel narasi menceritakan suatu peristiwa yang terstruktur secara sistematis dan kronologis sesuai urutan waktu dimulai dari awal hingga akhir. Informasi yang disampaikan pada artikel narasi ini faktual, informatif, komunikatif serta mudah dipahami pembaca.

3. Artikel Eksposisi
Artikel eksposisi berisi penjelasan tentang informasi atau topik yang mampu menambah wawasan bagi pembacanya. Oleh sebab itu, artikel eksposisi dibuat dengan disertai bukti pendukung dan analisis. Pada artikel eksposisi umumnya dilengkapi gambar, grafik, bagan atau informasi lain yang memperkuat isi artikel.

4. Artikel Persuasi
Pasti kita sudah tidak asing dengan kata “persuasi”. Ya, persuasi yaitu komunikasi yang digunakan untuk mempengaruhi dan meyakinkan orang lain. Sehingga dapat disimpulkan, artikel persuasi adalah artikel yang isinya mengajak atau membujuk pembaca untuk melakukan sesuatu dan di dalamnya dituliskan alasan-alasan logis sehingga pembaca terpengaruh untuk mengikutinya.

5. Artikel Argumentasi
Artikel argumentasi yakni artikel yang berisi gagasan dan teori lengkap mengenai suatu topik, disajikan dengan penalaran yang kritis dan bukti objektif sesuai fakta. Dalam artikel argumentasi, sang penulis bisa mengambil satu sikap yang menanggapi pembahasan, antara mendukung atau tidak.

6. Artikel Prosedur
Artikel prosedur menjelaskan urutan dari sebuah tahapan atau langkah untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Lalu, bagaimana cara menulis artikel yang baik dan benar? mimin bakal share caranya sesuai pengalaman mimin ya:

1. Menentukan ide, topik dan tema. Ide bisa berasal dari mana saja. Amatilah masalah kehidupan sekitar, atau berjalan-jalan dan menonton film juga dapat menjadi sumber munculnya ide.

2. Menyusun kerangka atau garis besar. Langkah kedua ini tak kalah penting, karena jika kita sudah mempunyai kerangka tulisan, maka kita tidak kehilangan arah atau bahasa lainnya…. buntu di tengah jalan.

3. Mencari sumber yang terpercaya. Caranya? bacalah dari buku atau internet yang isinya relevan dengan tema artikel mu.

4. Membuat judul yang baik dan menarik. Judul yang menarik menjadi penentu apakah pembaca ingin melanjutkan membaca artikel mu, atau malah melewatkannya. Karena itu, jangan membuat judul yang bertele-tele.

5. Menulis artikel secara singkat, padat dan jelas. Tulislah artikel dengan kalimat yang jelas dan mudah agar isi artikel mampu dipahami secara maksimal oleh pembaca.

6. Menambahkan ilustrasi atau gambar yang menarik perhatian pembaca

7. Mengoreksi ulang hasil artikel . Dengan mengkaji atau membaca ulang artikel, kamu dapat mengevaluasi tulisan dan kalimat yang mungkin terasa janggal, serta membetulkan penulisan yang salah ketik.

8. Latihan secara rutin. Latihan menulis setiap hari juga langkah yang tak kalah penting, supaya bakat mu bisa semakin berkembang baik.

Semangat!

Penulis: Alessandra Maura Raihanna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *